Puluhan Warga Panunggangan Utara Kota Tangerang, Blokade Akses PT. Lamcos. | WWW.JAKARTAKOMA.COM
google.com, pub-5357973904361497, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Puluhan Warga Panunggangan Utara Kota Tangerang, Blokade Akses PT. Lamcos.

JAKARTAKOMA

TANGERANG| Setelah hampir setahun beroperasi, tiba tiba puluhan warga lingkungan menggeruduk Pergudangan yang berlokasi di Jalan Haji Sibih RT.07 RW.02 Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang Kota Tangerang.

Warga melakukan aksi protes tepat didepan gudang PT.Lamcos karena pengelolah gudang tidak pernah meminta ijin ke pada masyarakat lingkungan, karena jalan yang digunakan oleh pengelola akses jalan warga.

Diketahui gudang tersebut beroperasi menjadi tempat penyimpanan barang-barang kosmetik dan pempers milik PT. Lamcos.

“Aksi ini bentuk protes kita kepada pengelolah karena tanpa ijin lingkungan memakai akses jalan milik masyarakat, dan juga tidak membawa kebaikan atau manfaat buat masyarakat lingkungan,” ujar Tata warga yang ikut dalam aksi tersebut, ( 16/02/2023).

Saat melakukan audensi antara warga dengan pengelolah gudang, ‘Eprans’ Kepala Cabang PT. Lamcos, saat itu menerima aspirasi warga, namun dirinya menjelaskan, kalau saat itu tidak bisa memberikan keputusan, yang akhirnya berujung ke aksi blokade akses jalan oleh warga.

”Saya menerima aspirasi ini, nanti selanjutnya saya sampaikan ke pimpinan, karena hanya pemilik perusahaan yang bisa memberikan kebijakan, ” katanya.

Dalam aksi tersebut, mendapat pendampingan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM Geram Banten Indonesia) ‘Romo’ mengatakan, aksi blokade akses jalan terpaksa dilakukan sampai ada solusi yang diberikan oleh pihak pengelolah.

“Sampai batas yang tidak ditentukan kita akan tutup akses jalan ini, Jika tidak ada kesimpulan. Ini jalan warga, bukan jalan perusahaan,” ucap Romo.

Romo turut prihatin kepada warga yang terdampak, dan mengecam tindakan perusahaan yang tidak memikirkan kesejahteraan warga sekitar. Pelaku usaha tidak ada komunikasi perihal izin lingkungan, bahwasannya pengelola akan membuka usaha di pemukiman warga.

“Mirisnya pelaku usaha di era sekarang yang seharusnya menunjang aspek perekonomian masyarakat, malah sebaliknya masyarakat resah menjadi tidak nyaman, tapi ini sangat disayangkan membuat tidak nyaman dan tidak kondusif, ” paparnya

Romo berharap, pihak perusahaan segera berdialog dengan masyarakat agar tidak ada pihak pihak yang dirugikan.

“Saya berharap pihak perusahaan dan masyarakat segera berdialog agar tak ada masyarakat yang dirugikan, karena gudang ini berada di pemukiman warga, bukan di kawasan Industri,” tutup Romo.

Dalam aksi tersebut mendapat pengawalan dari kepolisian polres Metro Tangerang kota. Kabar terakhir, kalau warga sudah membuka blokade akses jalan karena sudah kesepakatan untuk melanjutkan musyawarah keesokan harinya.

(Red)

Berita Lainnya  Kapolda Banten Irjen Abdul Karim Dimutasi Jadi Kadiv Propam Polri

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses