Pengawasan Atas Tender Proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sangat Perlu – jakartakoma.com

Pengawasan Atas Tender Proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sangat Perlu

0
Disdik.jpg

TANGERANG, jakartakoma.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang baru saja menggelar Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi (Tender) untuk mengerjakan ratusan paket pekerjaan gedung mulai dari PAUD (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditenderkan. Total anggaran yang disediakan lebih dari Rp 120 miliar.

Tender pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang ini menjadi perhatian publik. Bukan hanya karena anggarannya yang besar, tetapi karena diduga akan rawan “permainan” baik sesama penyedia jasa konstruksi maupun antara penyedia jasa konstruksi dengan para petinggi di Dinas Pendidikan maupun di Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Jaringan Pemerhati Kebijakan Publik dan Pembangunan (JPKPP) perkumpulan yang diketuai oleh Juara Simanjuntak adalah salah satu kelompok publik yang menaruh perhatian besar terhadap pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan ini. Pasalnya, kata Juara Simanjuntak, jauh sebelum tender dilaksanakan, pihaknya telah mendapat informasi bahwa tender pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan hanya sekadar formalitas untuk memenuhi aturan yang ada.

“Jauh sebelum tender dilaksanakan, kami mendapat informasi bahwa paket-paket pekerjaan di Dinas Pendidikan sudah dibagikan kepada para penyedia jasa konstruksi. Ini artinya bahwa tender hanya sekadar memenuhi aturan bahwa pengadaan barang dan jasa harus melalui proses tender,” ujarnya, Selasa (30/6/2026) di Tigaraksa.

“Bukan hanya kontraktor. Sejumlah oknum yang bukan kontraktor juga kebagian paket pekerjaan. Oknum-oknum non kontraktor itu “diberikan” paket pekerjaan secara berkelompok. Ada yang mendapat paket pekerjaan senilai Rp 500 juta untuk dibagi oleh 4 (empat) atau 5 (lima) orang, ada yang senilai Rp 1 miliar untuk 6 (enam) orang. Paket pekerjaan itu sendiri diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan kepada kontraktor tertentu,” tambahnya.

Oleh karena itu, Juara Simanjuntak berharap agar semua pihak memantau dan mengawasi proses tender itu.

“Kami berharap semua pihak dapat mengawasi tender ini terutama APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dan APH (Aparat Penegak Hukum) khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang,” katanya.

“Ini serius. Paket-paket pekerjaan itu harus benar-benar ditenderkan dan penyedia jasa konstruksi harus benar-benar bersaing secara profesional. Permainan-permainan tender kiranya jangan lagi terjadi. Jika masih ada kami temukan indikasi permainan, kami akan melaporkan ke pihak APH.

Data yang didapat radaronline.id dari laman pengadaan barang dan jasa Kabupaten Tangerang paket – paket pekerjaan di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terdiri dari pekerjaan Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan SMP, Tambah Ruang Kelas (TRK) SMP, Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD, Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) PAUD (TK) dan SMP, dan Rehabilitasi Gedung Dinas Pendidikan. Ada juga pekerjaan pemindahan (relokasi) SD. (Red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *