Sidang di gelar di Jakarta, tentang matan menteri Pendidikan Nasional Nadiem sempat melawan perkataan hakim, senin (11/05).
Sidang ini langsung di digelar di depan umum, sidang korupsi.
Ada beberapa pengujung menprediksi bahwa sidang ini bisa-bisa nadiem bentak hakim.
Karena alasannya ia belum selesai bicara lalu di potong hakim pembicaraan di depan hakim lainnya.
Hakim tersebut sempat mukanya merah dan padam, ulah Nadiem.
Pengujung juga sempat hiruk pikuk.
“Walah, walah kok seperti itu hakimnya”, katanya Hardian, SH pengujung.
Menurut informasi bahwa Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim terlibat debat dengan jaksa saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang kasus pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).
Jaksa sampai mengingatkan tentang pertimbangan dan hal yang bisa memberatkan Nadiem di surat tuntutan.
Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026).
Mulanya, jaksa menanyakan soal kewenangan penuh seorang menteri dalam mengambil keputusan penggunaan anggaran pada pengadaan Chromebook.
“Apakah saudara paham betul kebijakan untuk memutuskan suatu program ini, di dinas Pendidikan itu, itu sepenuhnya ada kewenangan saudara sebagai menteri?” tanya jaksa.
“Apakah itu pertanyaan?” jawab Nadiem.
“Iya,” kata jaksa.
“Jelas tidak,” jawab Nadiem, dikutip media sosial.
Diduga Sempat merah padam muka Hakim di marahi oleh Nadiem.